Naufal ‘Affan Penulis | Ridwan Habibie Editor
HARIANEXPRESS, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan kepada masyarakat dengan mengintegrasikan layanan pengaduan darurat Tangsel Siaga 112 ke platform TangselOne. Senin, (29/06/2026).
Integrasi ini memungkinkan warga untuk mengakses informasi hingga menyampaikan laporan darurat melalui satu layanan terpadu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel untuk membangun ekosistem pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan efisien tanpa mengharuskan masyarakat berpindah platform.
TangselOne merupakan layanan berbasis percakapan melalui WhatsApp yang dapat diakses masyarakat melalui laman resmi https://tangerangselatankota.go.id/public/tangsel-one. Dalam platform tersebut, masyarakat akan dilayani oleh agen kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama Helita.
Teknologi Helita dirancang untuk membantu warga memperoleh informasi serta mengakses berbagai layanan Pemkot Tangsel secara lebih cepat dan praktis. Kehadiran Helita juga menjadi inovasi pelayanan digital yang memungkinkan masyarakat berinteraksi dengan pemerintah tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
“Sekarang dengan TangselOne, masyarakat sudah bisa mengakses layanan Tangsel Siaga 112. Jadi tidak hanya bertanya soal layanan informasi publik saja, tetapi melakukan pengaduan atau pelaporan juga bisa,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tb. Asep Nurdin dalam keterangannya, Senin, 29 Juni 2026.
Pemkot Tangsel memastikan pengembangan TangselOne akan terus dilakukan secara bertahap. Berbagai layanan lintas organisasi perangkat daerah akan diintegrasikan agar seluruh kebutuhan masyarakat dapat diakses melalui satu platform.
Dalam waktu dekat, layanan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan terhubung sehingga masyarakat dapat mengecek informasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara langsung melalui TangselOne. Selain itu, layanan administrasi kependudukan milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melalui fitur Rumah Dukcapil juga akan menjadi bagian dari ekosistem layanan tersebut.
“Ke depan, kami ingin seluruh layanan publik dapat diakses dalam satu aplikasi sehingga warga tidak perlu lagi berpindah-pindah platform,” tambah Asep.
Pengembangan TangselOne ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam mempercepat digitalisasi pelayanan publik. Hal tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
