HARIANEXPRESS, TANGERANG SELATAN – Segala puji bagi Allah, Penggenggam jiwa dan Pemelihara semesta alam. Di pagi hari yang sejuk ini, sapaan embun kembali menyegarkan raga kita. Namun, lebih dari sekadar raga, jiwa kitalah yang sejatinya paling membutuhkan siraman kesejukan dari ayat-ayat suci Al-Qur’an agar tidak mengering dalam hiruk-pikuk urusan dunia.
Saudaraku yang dirahmati Allah,
Pernahkah kita merenungkan ke mana muara dari segala aktivitas kita di dunia ini? Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan sebuah peringatan yang sangat menggetarkan hati melalui firman-Nya dalam Surah Al-Qiyamah ayat 1 hingga 5:
“Aku bersumpah dengan hari Kiamat, dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri). Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? (Bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna. Tetapi manusia hendak membuat maksiat terus-menerus.”
Melalui ayat-ayat agung ini, Allah bersumpah demi Hari Kiamat dan demi Nafs Lawwamah—yakni jiwa yang senantiasa menyesali dosa dan kekurangannya. Sebuah teguran keras bagi akal manusia yang sering kali meragukan kekuasaan Allah untuk membangkitkan dan menyatukan kembali tulang-belulang yang telah hancur lebur menjadi debu.
Bahkan, dengan detail yang menakjubkan, Allah menegaskan kemampuan-Nya untuk menyusun kembali jari-jemari manusia dengan sempurna. Sebuah bukti kebesaran Ilahi bahwa sekecil apa pun bagian dari diri kita, tak ada yang luput dari perhitungan-Nya. Namun ironisnya, betapa sering manusia mengabaikan peringatan ini dan memilih untuk terus-menerus tenggelam dalam maksiat dan kelalaian.
Jadikanlah renungan ini sebagai pelecut semangat kita di hari Rabu ini. Mari kita hentikan kebiasaan menunda taubat. Beraktivitaslah, bekerjalah, dan berkaryalah dengan kesadaran penuh bahwa kelak, setiap jejak langkah dan perbuatan dari jari-jemari ini akan dimintai pertanggungjawaban.
Untaian Doa di Pagi Hari
Memulai langkah di hari yang penuh harapan ini, marilah kita menengadahkan tangan, merendahkan hati memohon karunia-Nya:
Ya Allah, Yang Maha Menyembuhkan, karuniakanlah kepada kami nikmat sehat yang berkah. Bagi saudara-saudara kami yang saat ini tengah diuji dengan sakit, turunkanlah rahmat kesembuhan-Mu agar mereka dapat kembali beribadah dengan sempurna.
Ya Allah Yang Maha Pengampun, ampunilah segala dosa dan kekhilafan kami, serta dosa-dosa kedua orang tua kami. Sayangilah mereka, peliharalah mereka sebagaimana mereka merawat kami dengan penuh cinta di masa kecil.
Ya Allah Yang Maha Melapangkan, anugerahkanlah kepada kami kebahagiaan hati dan kesuksesan dalam setiap langkah kebaikan. Mudahkanlah segala urusan dunia kami agar tak menjadi penghalang bagi kebaikan akhirat kami. Bukakanlah pintu-pintu rezeki-Mu yang berlimpah, halal, dan penuh barokah.
Tanamkanlah di dalam dada kami kekuatan iman, agar kami senantiasa menjadi hamba-Mu yang bersyukur di saat lapang, dan bersabar di saat sempit.
Aamiin, Ya Rabbal ‘Aalamiin.
Selamat beraktivitas di hari Rabu. Jaga hati, jaga iman, dan teruslah menebar manfaat.
Ustadz Sudarmanto, Lc.











