Naufal ‘Affan Penulis | Ridwan Habibie Editor
HARIAN EXPRESS, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memulai pendistribusian air bersih kepada 110 Kepala Keluarga (KK) terdampak kekeringan di Keranggan, Rabu. (15/07/2026)
Pemkot Tangsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) mengambil langkah sigap. Distribusi air telah dimulai sejak 3 September 2024 untuk mengatasi dampak kekeringan.
Selain penyaluran air bersih, Pemkot juga telah melakukan pembangunan sumur bor di setiap titik kekeringan. Sebanyak 150 unit toren air bersih berkapasitas 2.000 liter turut ditempatkan di berbagai lokasi terdampak.
“Mulai 3 September, kami sudah mendistribusikan air bersih ke lokasi-lokasi yang mengalami kekeringan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Selatan, Sutang Suprianto.
“Kami berharap langkah-langkah ini dapat membantu masyarakat tetap tenang dan dapat memenuhi kebutuhan air mereka sehari-hari. Sumur bor dan toren air bersih adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan solusi sementara sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih baik,” jelas Sutang.
BPBD dan Dinas Perkimta akan terus memantau situasi kekeringan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dengan menggunakan air secara bijak dan mencari alternatif penyimpanan air saat hujan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang memanfaatkan air yg BPBD kirim dengan maksimal, melakukan panen air atau menyimpan air hujan, karena beberapa hari ini sedikit demi sedikit ada hujan,” imbuh Sutang.
