Naufal ‘Affan Penulis | Ridwan Habibie Editor
HARIAN EXPRESS, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) akan membangun 3.280 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru di tahun 2026. Upaya ini merupakan bagian dari program Tangsel Terang untuk mewujudkan pemerataan penerangan di seluruh wilayah kota. Selasa, (14/07/2026)
Pembangunan ribuan PJU baru ini bertujuan menyediakan infrastruktur dasar yang menunjang keamanan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat, terutama saat malam hari. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan penerangan jalan yang merata.
Benyamin menjelaskan bahwa keberadaan lampu jalan tidak hanya berfungsi menerangi ruas jalan, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna serta menciptakan rasa aman. Oleh karena itu, ia menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel untuk mempercepat penanganan laporan masyarakat terkait PJU rusak atau padam.
“Tentu saja, Pemerintah Kota akan terus berupaya menghadirkan penerangan jalan yang merata melalui program Tangsel Terang. Ribuan titik PJU kami pastikan terfasilitasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di kota ini,” ujar Benyamin Davnie (Wali Kota Tangsel) pada Selasa (14/7).
Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, menambahkan bahwa selain pembangunan PJU baru, pihaknya juga terus melakukan pemeliharaan terhadap lampu jalan yang sudah terpasang. Hingga 30 Juni 2026, Dishub telah memperbaiki 2.718 lampu jalan yang tersebar di 1.788 lokasi di seluruh Tangsel.
Progres pembangunan PJU baru saat ini telah mencapai sekitar 20 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada triwulan IV 2026. Untuk mengejar target ini, Dishub menerapkan percepatan administrasi proyek, pengawasan berkala di lapangan, serta evaluasi rutin terhadap pelaksanaan pekerjaan.
Pembangunan PJU ini diprioritaskan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Fokus utamanya meliputi jalan lokal sekunder, kawasan permukiman, jalan lingkungan, hingga gang yang selama ini belum memiliki penerangan memadai.
