Senin, 21 September 2026
Hot

IPIM PD Tangerang Selatan Gelar Pelatihan, Pelantikan, dan Raker Imam Masjid untuk Perkuat Profesionalisme Dakwah Masjid

Ittihad Persaudaraan Imam Masjid PD Tangerang Selatan menggelar pelatihan, pelantikan, dan rapat kerja untuk memperkuat kompetensi serta profesionalisme dakwah imam masjid.

Article ad before first paragraph

Humas IPIM Tangsel Penulis | Ridwan Habibie Editor

HARIANEXPRESS, TANGERANG SELATAN – Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Pimpinan Daerah Tangerang Selatan menggelar Pelatihan, Pelantikan, dan Rapat Kerja (Raker) Imam Masjid se-Tangerang Selatan, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Blandongan, Puspemkot Tangerang Selatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi imam masjid, memperkuat kelembagaan, serta membangun sinergi dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional dan dekat dengan masyarakat.

Mengusung semangat “Bersama Imam Masjid, Kuatkan Umat, Majukan Tangerang Selatan”, kegiatan ini tidak hanya diarahkan pada penguatan kemampuan imam dalam memimpin ibadah, tetapi juga pada peningkatan kualitas kepemimpinan, akhlak, komunikasi, dan pelayanan kepada umat.

Article ad in the middle of article

Rangkaian acara dimulai dengan registrasi ulang dan persiapan peserta pada pukul 08.30 WIB. Kegiatan kemudian dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars IPIM, serta doa pembuka.

Ketua Pelaksana Ustad Adi Setyadi, S.Sos., SQ. mengawali rangkaian sambutan. Agenda dilanjutkan dengan sambutan Ketua PD IPIM Tangerang Selatan Prof. Dr. H. Hasani Ahmad Said, M.A., Ketua IPIM PW Banten Prof. Dr. KH. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H., M.H., M.A., serta perwakilan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Imam Menjadi Barometer Kualitas Kehidupan Umat

Ketua PD IPIM Tangerang Selatan, Prof. Dr. H. Hasani Ahmad Said, M.A., menegaskan bahwa posisi imam memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar memimpin salat berjamaah. Menurutnya, keteladanan seorang imam menjadi bagian penting dalam membangun kualitas kehidupan umat.

“Rasulullah SAW itu menjadi imam dari semua hal: imam pemimpin umat, imam pemimpin bangsa, imam pemimpin di rumah tangganya, termasuk juga menjadi imam salat ketika salat berjamaah. Tumpuannya ada pada para imam. Maka kalau imamnya baik, bacaannya baik, kualitasnya baik, akhlaknya baik, adabnya baik, sudah pasti ini barometer keberhasilan dari Tangerang Selatan,” ujar Hasani.

Pandangan tersebut menempatkan imam sebagai figur strategis yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan keagamaan, tetapi juga mampu menunjukkan akhlak dan keteladanan di tengah masyarakat.

Penguatan kapasitas imam karena itu menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan masjid. Kehadiran imam yang memiliki kompetensi keagamaan, kepemimpinan, serta kedekatan dengan jamaah diharapkan mampu memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Menjadi Imam adalah Amanah Besar

Senada dengan hal tersebut dalam sambutan melalui rekaman video, Ketua IPIM PW Banten, Prof. Dr. KH. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H., M.H., M.A., menekankan bahwa tugas imam merupakan amanah yang memiliki tanggung jawab besar.

“Menjadi imam adalah sebuah amanah. Ketika kita berdiri di depan jamaah dan mengucapkan Allahu Akbar, sesungguhnya kita sedang membawa amanah yang sangat besar. Masjid membutuhkan imam yang kompeten sekaligus dekat dengan umat,” kata Tholabi.

Menurutnya, kompetensi imam perlu berjalan beriringan dengan kemampuan membangun kedekatan sosial. Seorang imam tidak hanya berhadapan dengan persoalan tata cara ibadah, tetapi juga memiliki ruang pengabdian yang luas dalam membimbing dan mendampingi masyarakat.

Karena itu, keberadaan organisasi seperti IPIM dinilai memiliki peran penting sebagai ruang konsolidasi, peningkatan kapasitas, serta pertukaran pengalaman antarimam masjid.

Pemkot Dorong Peningkatan Standar Kompetensi Imam

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie yang diwakili Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan Drs. KH. Heli Slamet, M.Si., menyampaikan dukungan terhadap penguatan kompetensi para imam masjid.

Heli menegaskan bahwa kemampuan menjadi imam tidak cukup hanya berlandaskan keberanian atau kepercayaan diri. Seorang imam harus memiliki pengetahuan dan kompetensi yang sesuai dengan tanggung jawab yang dijalankan.

“Untuk menjadi imam tidak hanya modal percaya diri, tapi harus memenuhi syarat dan kompeten. Mudah-mudahan kepengurusan yang baru ini membawa semangat baru dan keberkahan bagi Kota Tangerang Selatan,” ujar Heli saat sambutan mewakili Wali Kota Tangerang Selatan.

Pesan tersebut sekaligus menguatkan pentingnya proses peningkatan kualitas imam secara terarah. Standar kompetensi menjadi hal penting karena imam berada di garis depan pelayanan ibadah dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dalam rangkaian yang sama, dilakukan pelantikan PD IPIM Tangerang Selatan. Pelantikan menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab kepengurusan dalam menjalankan program pembinaan imam masjid di wilayah Tangerang Selatan.

Pelatihan Perkuat Kapasitas Imam Masjid

Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan dan pembekalan imam masjid pada pukul 10.10 hingga 12.00 WIB.

Sesi pembekalan menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu H. Royhan Sabuki, Gus Isqowi, serta Prof. Dr. H. Hasani Ahmad Said, M.A.

Pelatihan diarahkan untuk memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan para imam sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai posisi strategis imam dalam membimbing kehidupan keagamaan masyarakat.

Penguatan kompetensi tersebut menjadi relevan karena masjid memiliki fungsi yang luas di tengah masyarakat. Selain menjadi tempat pelaksanaan ibadah, masjid juga menjadi ruang pendidikan, pembinaan akhlak, penguatan kehidupan sosial, serta pusat interaksi umat.

Setelah pelatihan berakhir pada pukul 12.00 WIB, peserta mengikuti ISHOMA atau Istirahat, Sholat, dan Makan hingga pukul 13.00 WIB.

Raker Susun Langkah Strategis Organisasi

Memasuki sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja PD IPIM Tangerang Selatan di Lantai-2 Masjid I’tishom Puspemkot Tangerang Selatan mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.

Raker menjadi forum bagi jajaran pengurus untuk membahas program kerja, melakukan evaluasi organisasi, serta menyusun rencana strategis dalam pengembangan peran IPIM di Tangerang Selatan.

Forum ini juga menjadi bagian penting dari proses konsolidasi kepengurusan setelah pelantikan. Melalui program kerja yang terarah, IPIM PD Tangerang Selatan diharapkan mampu menghadirkan kegiatan pembinaan imam yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan umat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Abah H. Syarief Sujadi, S.H., sebelum agenda resmi berakhir pada pukul 15.10 WIB.

Melalui pelatihan, pelantikan, dan rapat kerja tersebut, IPIM PD Tangerang Selatan memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya imam masjid yang kompeten, berakhlak, dan memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik.

Penguatan kualitas imam diharapkan turut mendorong peningkatan kualitas pelayanan masjid serta memperkuat kedekatan antara masjid dan masyarakat. Dengan sinergi organisasi, pemerintah daerah, dan para imam, masjid diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai pusat ibadah, pembinaan, dan pelayanan umat di Tangerang Selatan.

Bersama Imam Masjid, Kuatkan Umat, Majukan Tangerang Selatan.

Article ad after last paragraph