Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

329 Rumah Tak Layak Huni Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Terbanyak

Program RUTLH Pemkot Tangsel berhasil memperbaiki 329 rumah bagi MBR dan disabilitas pada tahun 2026. Pondok Aren mendapatkan alokasi perbaikan tertinggi.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) telah merampungkan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang tahun 2026, Selasa (25/08/2026).

Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), warga miskin, serta penyandang disabilitas tidak produktif. Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan harapannya agar jumlah penerima manfaat program ini dapat terus meningkat.

“Ke depan tentu kita berharap jumlah penerima manfaat dapat terus meningkat,” kata Benyamin.

Article ad in the middle of article

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel memastikan bahwa seluruh target fisik program tahun ini telah terpenuhi. Setiap rumah yang diperbaiki mendapatkan dukungan senilai Rp75 juta.

Bantuan tersebut tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan digunakan untuk pengadaan material bangunan serta biaya tenaga tukang. Penentuan penerima didasarkan pada tingkat kerusakan bangunan sebagai salah satu kriteria prioritas.

“Target bedah rumah tahun 2026 sebanyak 329 unit dan alhamdulillah sudah terealisasikan seluruhnya,” ujar Aries Kurniawan, Kepala Dinas Perkimta Tangsel.

Dari total 329 unit rumah yang diperbaiki, Kecamatan Pondok Aren menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, yakni 77 unit rumah.

Beberapa kecamatan lain juga mendapatkan jatah perbaikan rumah, meliputi Serpong 56 unit, Ciputat 49 unit, dan Pamulang 40 unit. Selanjutnya, Serpong Utara menerima 38 unit, Ciputat Timur 37 unit, dan Setu 32 unit.

Article ad after last paragraph