Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, TANGSEL – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data yang mencengangkan mengenai angka pengangguran berpendidikan tinggi di wilayah Tangerang Raya, Rabu (26/8/2026).
Tercatat ada 20.878 sarjana yang belum memiliki pekerjaan, tersebar di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang. Dari ketiga wilayah tersebut, Kota Tangerang mendominasi dengan jumlah sarjana yang menganggur paling banyak.
Dominasi Angka Pengangguran Sarjana di Kota Tangerang
Kota Tangerang menunjukkan angka pengangguran sarjana yang signifikan. Kepala BPS Kota Tangerang, Muladi Widastomo, mengungkapkan bahwa dari total 179.900 angkatan kerja dengan pendidikan Perguruan Tinggi, sebanyak 12.675 sarjana masih mencari kerja. Ini menjadikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Tangerang mencapai 7,05 persen.
Kondisi Pengangguran Sarjana di Tangerang Selatan
Sementara itu, di Kota Tangerang Selatan, kondisi serupa juga terjadi. Statistisi Ahli Madya BPS Kota Tangsel, Heri Purnomo, menjelaskan bahwa terdapat 4.636 pengangguran berpendidikan sarjana. Angka tersebut membentuk TPT sebesar 7,51 persen dari 61.757 angkatan kerja lulusan sarjana.
Definisi Pengangguran Menurut BPS
Heri Purnomo turut menjelaskan mengenai konsep pengangguran yang digunakan oleh BPS. Ia menyatakan bahwa pengangguran adalah individu yang secara aktif sedang mencari pekerjaan.
Data dari BPS Kabupaten Tangerang juga memberikan gambaran terkait masalah ini pada tahun 2025. Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Tangerang, Masayu Nourma Yunita Sari, melaporkan bahwa sebanyak 3.567 orang sarjana tercatat menganggur di wilayah tersebut pada tahun itu.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari 128.865 angkatan kerja sarjana di Kabupaten Tangerang. Sementara itu, 125.298 sarjana di Kabupaten Tangerang sudah berhasil mendapatkan pekerjaan pada periode yang sama.
“Di tahun 2025, pengangguran yang sarjana di Kabupaten Tangerang ada 3.567 orang dan yang sudah bekerja 125.298 orang,” ujar Masayu Nourma Yunita Sari.


