Naufal ‘Affan Penulis | Ridwan Habibie Editor
HARIANEXPRESS, CIPUTAT – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengusulkan penambahan SMA Negeri baru dan sejumlah isu strategis lain kepada DPRD Provinsi Banten saat reses. Senin (29/06/2026)
Usulan penambahan SMA Negeri ini bertujuan mengakomodasi tingginya kebutuhan masyarakat dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Pemkot Tangsel menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten agar rencana tersebut dapat terealisasi.
Isu-isu lain yang disampaikan meliputi penanganan banjir, pengelolaan sampah, serta perlindungan perempuan dan anak. Reses ini juga membahas persoalan yang berkembang di kawasan Cluster Cendana Puri Serpong 2.
Pertemuan ini berlangsung saat Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten melaksanakan reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026. Acara tersebut diadakan di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, pada Jumat (26/6).
Asisten Daerah (Asda) II Kota Tangsel, Heru Agus Santoso, menyatakan forum reses ini penting untuk memperkuat koordinasi. Ia berharap solusi atas berbagai persoalan masyarakat dapat ditemukan.
“Berbagai persoalan strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat kami sampaikan kepada DPRD Provinsi Banten hari ini supaya bisa menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Heru Agus Santoso (Asisten Daerah II Kota Tangsel) di Puspemkot Tangsel, Jumat (26/6).
Selain pendidikan, pengelolaan sampah juga menjadi pembahasan penting dengan pemaparan langkah-langkah yang tengah dilakukan Pemkot. Penguatan infrastruktur pengendalian banjir juga membutuhkan sinergi antara pemerintah kota dan provinsi.
Pemkot Tangsel juga berkomitmen memperkuat perlindungan perempuan dan anak melalui kolaborasi lintas sektor dengan Pemerintah Provinsi Banten. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Budi Prajogo, memastikan semua aspirasi akan dibahas.
“Melalui reses yang hari ini kita laksanakan, nantinya semua aspirasi dari Pemkot Tangsel juga akan menjadi bahan pembahasan kita di DPRD Provinsi Banten, dan kita harapkan nantinya akan ada solusi-solusi yang strategis terkait isu-isu yang ada,” kata Budi Prajogo (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten).
Budi Prajogo berharap sinergi antara Pemkot Tangsel dan DPRD Provinsi Banten terus diperkuat. Ini agar kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan maupun program pembangunan sesuai kewenangan masing-masing.
