Selasa, 29 September 2026
Hot

Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Rawa Buntu Dimulai

Dishub Tangsel bersama kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari pada 28-30 September 2026.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, TANGSEL – Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat pengguna jalan memberikan masukan terhadap uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, Selasa, (29/9/2026).

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Martha Lena menyatakan bahwa partisipasi publik tersebut berguna untuk mengetahui pola arus lalu lintas yang memerlukan evaluasi bersama pihak kepolisian. Perubahan pola pergerakan kendaraan di ruas jalan tersebut dinilai berdampak langsung kepada para pengguna jalan.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan kepolisian melaksanakan uji coba rekayasa lalu lintas selama tiga hari pada 28-30 September 2026. Simulasi tersebut bertempat pada segmen Jalan Rawa Buntu dari Simpang Tiga Kencana Raya sampai Simpang Tiga Tekno.

Article ad in the middle of article

“Keberhasilan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Rawa Buntu tidak hanya bergantung pada pemerintah dan Kepolisian, tetapi juga kepatuhan serta partisipasi pengguna jalan,” ujar Martha Lena.

Pelaksanaan uji coba hari pertama mencatat arus lalu lintas yang relatif lancar dengan adaptasi pengendara terhadap perubahan pola pergerakan. Dua titik U-Turn yang disiapkan meliputi area depan RM Pak Naryo selebar sekitar 25 meter serta depan SPBU Pertamina 34-15314 selebar sekitar 35 meter.

Hasil pemantauan dan evaluasi selama tiga hari pelaksanaan akan menentukan kepastian lokasi titik putar balik tersebut. Pemerintah daerah bersama kepolisian juga mempertimbangkan kondisi di lapangan serta masukan langsung dari warga.

“Jadi nanti hasil evaluasi bersama saat masukan selanjutnya setelah melihat tiga hari perkembangan yang ada dan kita akan tentukan apakah lokasi ini dipastikan di dua titik ini atau akan ada perubahan lebih lanjut,” ujar Martha Lena.

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan menjadwalkan pembangunan median dua minggu setelah tahapan uji coba selesai. Desain median baru direncanakan memiliki lebar sekitar 5 meter tanpa membongkar struktur existing.

“Median Insyaallah akan dibangun dengan ukuran lebar sekitar 5 meter, sama dengan kondisi existing. Jadi kondisi existing median yang ada tidak kita lakukan pembongkaran. Jadi kita rapikan median yang ada,” ujar Martha Lena.

“Tujuan akhir dari pada pembangunan ini adalah bagaimana kita menuju keefektifan, keefisienan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintas untuk kebutuhan masyarakat bersama dan pastinya untuk menciptakan Tangsel lancar bagi semua pihak,” ujar Martha Lena.

Article ad after last paragraph