HARIANEXPRESS,TANGSEL — Jajaran Polsek Pamulang mengamankan dua orang penagih utang ( debt collector ) berinisial Y (29) dan RRA (22) usai terlibat percekcokan dengan seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan South City, Pondok Cabe, Pamulang, Selasa (8/9/206).
Pihak kepolisian juga menyebarkan kabar viral yang menyebut para pelaku sempat mengancam warga menggunakan senjata api saat merilis kendaraan yang sedang berlangsung.
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra, membenarkan penangkapan kedua pelaku setelah video peringatan tersebut tersebar luas di media sosial. Peristiwa itu berawal ketika dua debt collector yang mengendarai sepeda motor berkumpul di pelat nomor kendaraan yang melintas di sekitar lampu merah Pondok Cabe menggunakan aplikasi khusus pengumpulan.
Dari pengecekan sistem, motor Honda Beat yang dikendarai oleh pengemudi ojol terdeteksi mengalami keterlambatan pembayaran angsuran selama tiga bulan. Kedua kemudian pelaku membuntuti pengemudi tersebut hingga ke Jalan Raya South City dan meminta untuk menghentikan kendaraan secara paksa.
Di lokasi kejadian, kedua debt collector mengaku sebagai petugas dari instansi pembiayaan ( leasing ) dan meminta motor diserahkan. Namun pengemudi ojol menolak karena mengklaim bahwa kendaraan yang dipakainya telah Lunas. Perbedaan keterangan ini memicu percekcokan sengit hingga menarik perhatian warga dan pengemudi ojol lainnya di sekitar lokasi.
Melihat situasi yang semakin panas, kedua pelaku memilih melarikan diri ke arah Cinere. Usai menerima laporan dan video viral mengenai isu penggunaan senjata api, Tim Opsnal Reskrim Polsek Pamulang langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan ke lokasi dan menginterogasi para Saksi.
Polisi kemudian menghubungi pimpinan perusahaan pencarian hingga akhirnya kedua pelaku diserahkan dan diamankan ke Mapolsek Pamulang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi memastikan bahwa narasi penggunaan senjata api oleh debt collector tidak benar. Hingga kini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan mendalam terkait keabsahan dokumen tugas mereka.


