Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS TANGERANG SELATAN – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mengoptimalkan teknologi serta inovasi guna menembus pasar global, Rabu (30/9/2026).
Pilar menilai bahwa sejumlah produk lokal sebenarnya menyimpan potensi besar untuk bersaing, namun para pelaku usaha masih memerlukan pendampingan intensif dari dinas terkait. Pasalnya, standar kualifikasi di pasar internasional seperti Jepang dan Eropa sangat ketat.
“Saya meminta kepada Dinas terkait tak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan atau forum saja. Pemerintah perlu memetakan kebutuhan, potensi, peluang, sekaligus hambatan yang dihadapi para pelaku usaha. Sehingga produk yang dimiliki bisa diketahui pasar global,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan contoh industri kecil menengah di Taman Tekno yang berhasil mencatatkan ekspor produk bumbu serta rempah hingga mencapai tujuh ton guna memenuhi kebutuhan haji pada 2026. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kapasitas produk lokal Tangsel mampu menembus skala yang lebih luas.
“UMKM memiliki posisi yang sangat penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Namun, di tengah dunia usaha yang terus berubah, pelaku usaha perlu meningkatkan kapasitas manajerial, melakukan inovasi-inovasi, memperluas akses pasar, memanfaatkan teknologi dan digitalisasi, serta membangun jaringan usaha yang kuat,” ujar Pilar.
Selain perluasan pasar, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penguatan kemampuan pengelolaan keuangan jangka panjang. Pelaku usaha diingatkan agar memperhitungkan arus kas, margin keuntungan, hingga penyusutan aset secara cermat.
“Bagaimana margin yang bisa dia dapatkan, bagaimana penyusutan alat. Ini kadang perusahaan-perusahaan kita atau para pelaku usaha kita belum berpikir sampai sana. Dia punya satu mesin, satu mesin industri kecil menengah, tapi dia tidak berpikir tentang penyusutan asetnya,” ucapnya.
Penggunaan pembiayaan serta pinjaman modal juga harus disesuaikan dengan kebutuhan riil agar tidak membebani kelangsungan usaha di masa mendatang. Pemerintah Kota Tangerang Selatan sendiri telah menyediakan fasilitas “Tangerang Selatan Entrepreneur Hub” untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan lokal.
“Insya-Allah dalam lima tahun, 10 tahun ke depan tumbuh para pengusaha hebat di Kota Tangerang Selatan yang bisa memberi sumbangsih bagi negara, bisa memberi sumbangsih bagi masyarakat, dan juga bisa membanggakan kita semua,” ujarnya.











