Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, TANGSEL – Ribuan atlet taekwondo dari berbagai daerah berkumpul dalam **Tangsel Open Taekwondo Championship 2026** di Tangerang Selatan. Acara ini berlangsung di Gedung Student Center PKN STAN, Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Sabtu (05/9/2026).
Kejuaraan bergengsi tersebut diselenggarakan sebagai wadah untuk mengasah kemampuan sekaligus menjaring atlet-atlet potensial. Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi bagian dari proses seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Banten 2026).
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, secara resmi membuka kejuaraan ini. Ketua Panitia Tangsel Open Taekwondo Championship 2026, Sandy Subakti, turut hadir dalam kemeriahan acara tersebut.
Tangsel Open Taekwondo Championship 2026: Ajang Bakat dan Seleksi Porprov
Event Tangsel Open Taekwondo Championship 2026 telah sukses memikat perhatian ribuan peserta dari berbagai provinsi. Total lebih dari 1.000 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini.
Mereka tergabung dalam 55 kontingen yang datang dari lima provinsi berbeda. Provinsi-provinsi tersebut meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera, serta beberapa wilayah lainnya.
Ketua Panitia Tangsel Open Taekwondo Championship 2026, Sandy Subakti, menyampaikan durasi acara ini. Kejuaraan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dari Sabtu hingga Minggu, 6 September.
“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan hari ini seribu lebih dan diikuti 55 kontingen dari lima provinsi. Alhamdulillah kegiatan terlaksana selama dua hari, mulai hari ini sampai besok,” ujar Sandy Subakti.
Kategori Pertandingan dan Tujuan Seleksi
Para atlet yang berpartisipasi dalam kejuaraan ini berkompetisi dalam beberapa kategori usia. Kategori yang tersedia mencakup pra-kadet, kadet, junior, hingga senior.
Selain sebagai arena kompetisi, Tangsel Open juga berfungsi penting sebagai ajang penyaringan atlet. Para atlet yang menunjukkan potensi akan dipersiapkan untuk Porprov Banten 2026.
“Dengan kategori dari pra-kadet, kadet, junior, dan senior. Sekaligus event Tangsel Open ini menjadi penyaringan atlet untuk menuju Porprov Banten 2026,” kata Sandy Subakti.
Sandy Subakti berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar. Ia juga berharap kegiatan ini memberikan manfaat positif bagi para atlet, terutama dalam meningkatkan pengalaman dan kemampuan bertanding.
“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan dampak positif untuk teman-teman dan adik-adik atlet untuk Provinsi Banten,” ungkapnya.
Kejuaraan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan besar terhadap perkembangan olahraga taekwondo di wilayah tersebut.
Sambutan dan Pesan Wali Kota Benyamin Davnie
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, secara resmi membuka Tangsel Open Taekwondo Championship 2026. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kejuaraan ini.
Benyamin Davnie menyampaikan bahwa kehadiran atlet dari berbagai daerah tidak hanya menjadi momentum untuk berkompetisi. Hal ini juga menjadi kesempatan berharga untuk mempererat persaudaraan dan membangun jejaring olahraga.
“Bagi kami, kehadiran para atlet dari berbagai daerah bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, membangun jejaring olahraga, serta bersama-sama menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat dan sportif,” ujarnya.
Menurut Benyamin Davnie, taekwondo bukan sekadar olahraga bela diri biasa. Beliau menyoroti bahwa taekwondo memuat berbagai nilai luhur yang dapat membentuk karakter generasi muda.
Nilai-nilai penting tersebut meliputi disiplin, keberanian, kerja keras, pengendalian diri, rasa hormat, dan sportivitas. Seorang atlet juga dituntut untuk mampu mengendalikan emosi, menghormati lawan, menaati aturan, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap dewasa.
“Karena itu, saya memandang setiap kejuaraan olahraga bukan semata-mata sebagai arena untuk mencari siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kejuaraan adalah ruang pembelajaran dan pembentukan karakter,” tutur Benyamin Davnie.
Benyamin Davnie menambahkan, kemenangan memang menjadi kebanggaan bagi seorang atlet. Namun, keberanian untuk bertanding, kemauan terus berlatih, kemampuan bangkit setelah mengalami kekalahan, dan sikap menghormati lawan adalah bagian penting dari keberhasilan atlet.
Dukungan Penuh Pemerintah Kota Tangerang Selatan
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel terus memberikan dorongan kuat terhadap perkembangan olahraga di wilayahnya. Ini mencakup olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, maupun olahraga prestasi.
Salah satu wujud dukungan tersebut adalah dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda. Mereka diberi kesempatan untuk mengembangkan bakat dan potensi di bidang olahraga.
“Kita ingin melahirkan atlet-atlet Tangsel yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional. Untuk mencapai hal tersebut, tentu dibutuhkan kolaborasi,” jelasnya.
Kolaborasi ini, lanjut Benyamin Davnie, tidak hanya melibatkan pemerintah, melainkan juga berbagai pihak. Organisasi olahraga, klub, pelatih, sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha, orang tua, hingga masyarakat luas, semuanya harus bersinergi.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan Tangsel Open Taekwondo Championship 2026. Beliau menilai kejuaraan semacam ini perlu terus didukung dan dikembangkan.
“Kegiatan seperti ini harus terus kita dukung dan kembangkan. Saya berharap Tangsel Open dapat menjadi agenda olahraga yang semakin berkualitas, semakin besar, dan mampu menjadi salah satu wadah pencarian bibit-bibit atlet taekwondo potensial,” ujarnya.


